Budidaya Aneka Burung dan unggas

Showing posts with label Kegiatan Pendamping. Show all posts
Showing posts with label Kegiatan Pendamping. Show all posts

Wednesday, January 2, 2019

Pendamping PKH Batangan bantu tingkatkan minat baca Anak KPM PKH melalui "Taman Baca Portable"

Pendamping PKH Batangan bantu tingkatkan minat baca Anak KPM PKH melalui "Taman Baca Portable"


Pendamping PKH Kecamatan Batangan bersama anak-anak PKH
pkhpati.com - Pati. Berbeda dengan hari-hari libur sebelumya, pada tanggal 26-27 Desember 2018, Pendamping Perogram Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Batangan Kabupaten Pati mengadakan kegiatan ‘Taman Baca Portable” untuk anak-anak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH. Kegiatan berlangsung di Balai Desa Ngening dan Balai Desa Gunungsari Kecamatan Batangan.

 Taman Baca Portable adalah taman bacaan yang bisa berpindah dari satu desa ke desa lain. Begitu pula buku-buku yang disediakan akan dibawa keliling saat ada kegiatan taman baca.

Ice Breaking oleh Pendamping PKH Kecamatan Batangan
Antusias anak-anak KPM sangat tinggi dalam mengikuti kegiatan ini. Pada hari pertama yang berlokasi di  Balai Desa Ngening kegiatan dihadiri sekitar 60 anak KPM. Bahkan mereka sejak pagi sudah sudah berkumpul di Aula Balai Desa. Begitu pun hari kedua di Balai Desa Gunungsari hadir sekitar 25 anak. Mereka diantar orang tuanya juga sudah menunggu sejak pukul 08.30. 

Kegiatan taman baca sendiri dimulai pukul 09.00. Sebelum kegiatan dimulai, pendamping PKH mengajak anak-anak KPM untuk bernyanyi dan ice breaking untuk menumbuhkan semangat. Setelah itu, anak-anak disediakan berbagai buku dengan judul yang beragam. Adapun buku yang tersedia sebagian besar buku cerita bilingual dengan banyak gambar di dalamnya. Buku bilingual sendiri selain memicu anak-anak untuk membaca cerita Bahasa Indonesia juga dapat membaca Bahasa Inggris dengan menyenangkan

Anak-anak PKH membaca buku-buku koleksi Taman Baca Portable
Di sela-sela kegiatan Pendamping PKH juga menceritakan isi salah satu buku. Kemudian beberapa anak diminta maju untuk bercerita dari cerita yang telah dibaca. Meski semula anak-anak terlihat malu saat diminta maju ke depan, tetapi dengan motivasi akhirnya mereka berani.

Adapun tujuan dari Taman Baca Portable ini sendiri untuk meningkatkan minat baca bagi anak anak KPM. Selain itu juga untuk memotivasi mereka agar meningkatkan rasa cinta dengan dunia belajar dan sekolah. Sehingga nantinya tidak akan ada lagi anak KPM yang putus sekolah karena malas belajar dan lebih memilih bekerja serta menikah.



Wednesday, December 26, 2018

Isak Tangis Mewarnai Peringatan Hari Ibu

Isak Tangis Mewarnai Peringatan Hari Ibu



 

pkhpati.com – Pati, 22 Desember diperingati sebagai Hari Ibu. Tak sedikit yang memperingati Hari Ibu dengan mengadakan berbagai acara yang menghadirkan Ibu dan Anak. Salah satunya adalah pendamping Kecamatan Tayu Kabupaten Pati yang berinisiatif mengisi acara Family Development Session (FDS) pada hari Minggu (23/12/2018) dengan acara parenting bertema Parenting Remaja Spesial Hari Ibu :" I Love You Mom". Sedikitnya ada 140 ibu dan 144 anak penerima program Keluarga Harapan (PKH) hadir dalam acara FDS yang berlangsung di Balai Desa Pundenrejo, Kec. Tayu, Kab. Pati.

“Berawal dari ide menindaklanjuti FDS sesi Pengasuhan Anak, dan bertepatan dengan Hari Ibu maka tim pendamping PKH Tayu berinisiatif mengadakan acara yang yang bertemakan ibu dan anak remaja, maka munculah ide Parenting Remaja”, kata Titi Sri Haryanti.

Dalam acara tersebut, pendamping Kec. Tayu menghadirkan dua (2) narasumber yaitu Hj. Kartini, S.Si,Apt yang mengisi materi Kesehatan Reproduksi Remaja yang membahas mengenai pengertian seksualiatas, organ reproduksi dan mestruasi, beserta dengan kesehatan reproduksi.

Sedangkan materi kedua oleh Hj. Suparmi, S.Pd mengenai Surga di Telapak Kaki Ibu. Materi kedua diawali dengan menyanyi bersama lagu “Kasih Ibu”, dilanjutkan dengan materi terkait pendidikan karakter anak dan menumbuhkan kepribadian anak dengan cinta. 

Sesi ini ditutup dengan acara simbolis yang mengharu biru yakni membasuh kaki ibu dan memohon maaf atas segala kesalahan, dengan ilustrasi yang di bawakan pendamping Pinkan Bening Ajuba.


“Alhamdulillah telah bisa membawa suasana menjadi hening dan penuh isak tangis dari peserta, semoga dengan apa yang telah kami upayakan ke depannya bisa menggugah hati dan perasaan ibu dan anak KPM untuk menjadi ibu yang bijaksana mendidik anaknya dan anak yang hebat & berkarakter, menjaga sopan santun kepada orang tua dan paham akan kondisi seksualitas remaja yang benar agar tidak terjadi kesalahfahaman dalam memahaminya”, pungkas Titi





Sunday, December 2, 2018

One Tree for KPM “ Pohonku Harapanku”

One Tree for KPM “ Pohonku Harapanku”


pkhpati.com, Pati - Memeringati Hari Pohon Sedunia pada tanggal 21 November, PKH Kec. Dukuhseti turut serta dalam penanaman pohon secara serentak. Acara ini diikuti oleh Muspika Kecamatan Dukuhseti, Koramil, Polsek Kecamatan Dukuhseti Pendamping PKH dan para KPM PKH.

Penanaman bibit pohon oleh Bapak Slamet Edy Waluyo
Acara dilakukan di lapangan tenis Kecamatan Dukuhseti yang dibuka langsung oleh Bapak Slamet Edy Waluyo, turut hadir Bapak Dandim Kecamatan Dukuhseti dan bapak Kapolsek Kecamatan Dukuhseti. Acara dibuka dengan penyarahan  bibit pohon secara simbolik oleh pak Camat kepada KPM PKH Kecamatan Dukuhseti, dilanjutkan dengan Penanaman pohon secara simbolik oleh Bapak Camat Kecamatan Dukuhseti yang diikuti oleh peserta.

Dalam kesempatan ini pohon yang ditanam sejumlah 2.500 bibit pohon bantuan dari dinas Kehutanan Provinsi Jawa Tengah. Adapun jenis bibit pohon yang ditanam bermacam-macam, ada pohon sengon yang paling banyak stok bibitnya, juga ada bibit alpuka, mahoni, matoa, petai.

Penanaman pohon diawali di lingkungan kecamatan Dukuhseti yang kemudian diteruskan di pekarangan rumah KPM masing-masing se Kecamatan Dukuhseti. Hal ini dilakukan dalam rangka ikut menjaga kelestarian lingkungan sekitar dan menjadi pelopor masyarakat dalam hal pelestarian lingkungan.


oleh: Supriyanto (Pendamping PKH Kecamatan Dukuhseti)

Saturday, December 1, 2018

Berdaya dengan Berusaha

Berdaya dengan Berusaha


PKHPATI.com, PATI - Sabtu, 24 Nopember 2018, susana berbeda terjadi dirumah bu Rumisih, tidak seperti biasanya pada hari itu suasana ramai menyelimuti rumah Bu rumisih. Tenda luar juga terpasang rapi di halaman rumah selayaknya mau ada hajatan, ya memang ada hajatan akan tetapi tidak hajatan syukuran khitanan atau nikahan, akan tetapi pelatihan olahan ikan lele yang diselenggarakan oleh Kelompok Dampingan PKH Desa Kembang
Pelatihan ini dikuti oleh Keluarga Penerima Manfaat PKH (KPM PKH) desa Kembang terkhusus RW 3. Antusias yang luar biasa dari peserta membuat Pendamping dan pemateri bersemangat untuk memandu jalannya pelatihan ini. Dalam pelatihan ini ada banyak materi yang disampaikan oleh pemateri ibu Dewi Yulianti salah satu pengusaha bandeng cabut duri dari desa Bakaran Kecamatan Juwana. Selain pelatihan pembuatan abon lele pemateri juga menyampaikan berbagai olahan lele lainnya seperti kripik lele, lele kremes dan lainnya. Disamping itu sebagai bentuk kerjasama setelah mengikuti pelatihan pemateri juga mengajakarkan pelatihan bandeng cabut duri sebagaimana yang saat ini digeluti oleh pemateri yang kian hari semakin banyak pesanan.


Disela-sela pelatihan itu Pendamping juga memberikan motivasi kepada peserta untuk memunculkan jiwa wirausaha mereka, pendamping juga mengajak kepada KPM PKH untuk mengaplikasikan materi Family Development Session (FDS) modul usaha, dan mengajak para peserta untuk berusaha lebih berdaya. Pesan ini juga disambut baik oleh para peserta pelatihan, dan mereka juga berkeinginan untuk mencobanya dirumah sehingga jika berhasil berkeinginan untuk mencoba memasarkan hasil olahannya.
Dari pelatihan ini dari Pendamping juga akan tetap memberikan dukungan sehingga Bandeng Cabut Duri dan produk abon lele yang telah direncanakan bisa berjalan dan bisa dipasarkan dimasyarakat, sehingga mampu menambah penghasilan para peserta anggota kelompok usaha, sehingga mereka mampu berdaya.

Cabut duri dan Abon lele dipilih karena kebanyakan mereka adalah pembudidaya lele, sehingga bahan baku yang dibutuhkan melimpah dan juga bisa meminimalisir kerugian ternak ketika ada kematian lele sebelum panen. Yang biasanya hanya bisa dijual murah, bahkan kadang dibuang karena tidak laku dijual, dengan adanya pelatihan ini peserta bisa mengolah menjadi abon atau olahan yang lain, sehingga bisa bernilai ekonomis.





oleh: Supriyanto (Pendamping Sosial PKH Kecamatan Dukuhseti)

Monday, October 29, 2018

Tujuh KUBE PKH Pati Terima Bantuan Peralatan dari Dinsos

Tujuh KUBE PKH Pati Terima Bantuan Peralatan dari Dinsos

M. Yusuf (Kasi Jaminan Sosial Keluarga) saat meninjau KUBE di desa Banyutowo
PKHPATI.com, PATI, Sebanyak tujuh Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Pati menerima alat bantu usaha dari Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Tengah.

Adapun jenis bantuan alat tersebut berupa mesin jahit, kompor gas, spinner (Pengering minyak kripik) dan alat alat lain yang dibutuhkan sesuai dengan proposal yang telah diajukan sebelumnya. Penyerahan bantuan langsung di masing masing balai desa tempat asal KUBE dan disaksikan perangkat desa. Rabu (24/10/2018).

Tujuh KUBE yang menerima bantuan yaitu KUBE Dadi Sejahtera 1, Dadi Sejahtera 2 dari desa Puncel Kecamatan Dukuhseti. Kemudian KUBE Kreasi Ibu dan Mina Jaya dari Desa Banyutowo, Kecamatam Dukuhseti.
Penyerahan Bantuan Alat Bantu Usaha dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah Kepada KUBE desa Banyutowo dan Puncel

Kemudian tiga di antaranya dari Kecamatan Juwana. Kube Harapan Keluarga dan Sentosa Lestari dari desa Mintomulyo. Kemudian KUBE Srikandi dari desa Bakaran Kulon

M. Yusuf, Kasi Jaminan Sosial keluarga Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah menyampaikan agar bantuan yang telah diberikan dapat memicu semangat Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH agar dapat mandiri secara ekonomi. 

“Dengan adanya KUBE, peserta PKH tidak memiliki ketergantunga pada bantuan PKH. Sehingga selepas dari kepesertaan PKH, KPM akan mandiri dengan mengelola KUBE,” harap Yusuf.

Koordinator PKH Pati, Agus Supriyanto juga mengucapkan terimakasih kepada Dinsos Provinsi jawa Tengah atas bantuan yang diberikan. “Bantuan yang diberikan sangat bermanfaat untuk meningkatkan perekonomian KPM,” jelas Agus. 

Proses Produksi Tas dari limbah plastik oleh KUBE desa Mintomulyo, Juwana

Penyerahan Alat Bantu Usaha dari Dinas Sosial Propinsi kepada KUBE desa Mintomulyo dan Bakaran Kulon

Friday, August 24, 2018

Peringati HUT RI, PKH Kayen (Kabupaten Pati) Adakan Lomba antar KPM se-Kecamatan

Peringati HUT RI, PKH Kayen (Kabupaten Pati) Adakan Lomba antar KPM se-Kecamatan

PATI-Dalam rangka memperingati kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 73, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Kayen menyelenggarakan rangkaian lomba antar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH seluruh desa di Kecamatan Kayen Kabupaten Pati. Ahad (19/8/2018).

Acara dimulai pukul 07.00. Seluruh KPM PKH yang sudah hadir di halaman kantor Kecamatan Kayen mempersiapkan diri untuk mengikuti senam bersama.
Kegiatan senam bersama KPM dan Pendamping Sosial PKH Kayen

Senam selesai tepat pada pukul 08.00 kemudian dilanjutkan serangakain acara lomba. Ada tiga cabang lomba yang diselenggarakan. Lomba paduan suara mars PKH, kemudian disusul lomba joget balon, dan yang terakhir lomba menghias  nasi tumpeng.

Lomba Menyanyikan Mars PKH
Masing masing desa mengirim delegasi untuk mengikuti ketiga cabang lomba itu. Beberapa ketentuan berlaku. Satu tim lomba paduan suara Mars PKH harus terdiri sepuluh orang, kemudian lomba joget balon terdiri dari dua orang, dan lomba menghias tumpeng terdiri dari tiga orang. 

Hasil penilaian dari seluruh dewan juri, menetapkan Desa Pasuruhan sebagai pemenang lomba Mars PKH. Selanjutnya Desa Kayen menyabet dua juara sekaligus, sebagai pemenang lomba menghias nasi tumpeng dan joget balon.

Korkab PKH Pati turut Hadir
Turut hadir dalam acara itu, Agus Supriyanto, Koordinator PKH Kabupaten Pati beserta keluarga. Menurutnya desain acara peringatan HUT RI yang diselenggarakan PKH Kecamatan Kayen sangat menarik.
“Acara semacam ini mampu merefres dari aktifitas rutin kita. Acara yang menyajikan hiburan sederhana tapi cukup menarik. Lebih penting lagi, acara ini diharapkan mampu membangun keakraban antara pendamping PKH dengan KPM”. Jelas Agus.
Selain itu, M. Galuh Kurnia, ketua panitia sekaligus Pendamping Desa Beketel, nampak senang melihat antusias yang tinggi dari peserta PKH. Peserta PKH dengan berbagai latar belakang turut hadir memeriahkan lomba.

Dalam sambutannya, ketua panitia menjelaskan, tujuan lomba selain memperingati HUT RI yang ke 73 dan mengenang jasa para pahlawan, juga sebagai sarana untuk menjaga silaturrahim KPM dengan seluruh pendamping PKH kayen. Selain itu juga bertujuan untuk membangun keakraban antar KPM dari satu desa dengan desa lain di Kecamatan Kayen.
Korkab, Pedamping Sosial dan KPM PKH Kayen
Galuh juga mengapresiai kinerja seluruh pendamping PKH Kayen yang menjalankan tugasnya dengan baik. “Terima kasih teman teman pendamping semua yang kompak menyukseskan seluruh rangkaian peringatan HUT RI ke 73”. Jelas Galuh.